Yesterday was GREAT!! It started at half past three , when I got up and took a bath. I went to ELTI with my sister and my ma, my sister’d got a break-fast in her school, folowed by shalat tarawih together. I had ELTI’s verbal test, but i hadn’t study and i stressfully thought about my physics test that would be held today. When I arriced at ELTI, i did my ashr praying and then i started reading my GEC book. But, after about fifteen minutes, i felt bored and i stopped learning english ^^,

I opened my physics handout and read it, though i didn’t understand.. It’s about mechanical wave.. lamdha, frequency, and something . Being confused, i began writing in my handout but my handwriting made the handout unreadable.. Wew,, When my teacher came, Ardi and I became the first students who was examined. In spite of my disappointing result of verbal test (“i expect you to be better than this, but you took a long time to think before you speak,” mrs etika said), i passed the intermediate level.. Gyahaa.. My friends had finished their post-intermediate and advanced level since a long time ago… Shame shame, rosa!! But at least i got 91 at writen test and B+ at verbal! Hehe..

The good thing happened when it came to maghrib praying.

My friends told me to be an Imam of rheir magrib praying,, that was my first experience! There’s a bit difference between being imam at dzuhur and maghrib praying. In maghrib paying, the imam read al-fatihah and the short surah louder. I thought, that was a chance to practice my memorizing (see marhaban ya ramadhan). But then.. i felt nervous..

***First Rakaat**Bismilahhirrahmannirrahiim**alam nasyrah laka sadrak*wa wada’na anka wizrak**(and then??)**(very nervous)**(astaghfirullah)** Bismilahhirrahmannirrahiim**alam nasyrah laka sadrak*wa wada’na anka wizrak*alladzi anqada zahrak* etcetera until*wa ila rabbika farghab**(alhamdulilahirabbilalamiin gyahaha x3)***

***Second Rakaat**Bismillahirrahmannirrahiim**(quite long silence)*(God,,what surah will i read???seem like i forget it ALL!!even al-ikhlas or al-kautsar!!)*(VERY long silence)**qul auudzu bi rabbin naas*etcetera until*minal jinnati wan-naas***

Not a very good beginning, though, but at least i’ve had my first time. The second time would be better, if and only if Allah gave me that time ^^ well, “the first time” can always be the justification of any mistakes xD

Then what?? I went to gramedia, seeing my mother, and we walked together along Jl Sudirman’s pedestrian looking for restaurant, but ma chose mr burger.. Actually i didn’t really like mr burger, i prefer McD to it, but ma was too tired to walk. I nearly finished my dinner (cheeseburger,,w/out ring-on) when I realized that my bag was still in gramedia, ma told me to leave it there, but inseide the bag there was some physics book ^^

I came back to gramedia and took away my bag… We waited until my sister finished doing shalat tarawih.. Well, studying (physics) outdoor there was my best time studying. It seemed like that’s the right place to study.. In a beach chair (is it the right term? See mr burger fo the right kinda chair) and the lights of Jogja’s night.. With a half-moon above… and a cup of capuccino. Unfortunately, they had no more french fries,, yea, it’s night already.

I love the atmosphere. So urban.. So lively.. If I study biology there maybe i’ll love biology, hehe,,

Apa yang successfully fail?

Gyahaa,, ternyata ulangan kimia… Bukan ulangan ding,, her. Hari Senin kemarin, aku pulang her kimia bu Nur dan aku sukses bikin senyawa baru!! Wakakak!! Mana ada persamaan kimia yg ancur2an lgee!! Semoga Ibu’nya gak ngakak saking bete’nya liat aku yang geblek banget, T.T,, Dan hari Selasanya tanggal 18 Sept 07(Ultah Sito, fyi) ada her pak harjo, kimia pula,,kenapa sih aku her kimia dua kalli dua hari berturut2?? Payah sangadh,, Ceritanya, pada hari Senin malam saat aku pulang dari final test ELTI jam sekitar setengah delapan maleman (btw aku pulangnya spt biasa naik becak lewat malioboro dan gak biasanya aku ngerekam di hape malioboro malem2 dan as the result memori hpku nearly full,, skarang udah kupindah k komp c. Berhub pake video hp jdnya gambarnya ancur2an tp untungnya msh bisa dliat,,, sekitar 11 mega tuh jadinya, sepanjang Malioboro,,mulai di dpan gdung DPRD n berakhir di PKU) dan aku sampe rumah jam delapanan,, ternyata,, setelah melakukan bberapa hal,, lampu d ruang makan rumah rosa meletus (is it the right word? Meletus?),, and then aku keep mengetik sms dengan tenangnya (aq lagee mbales sms tenri yg g cetha bgt) sampe mama nyalain lagi listriknya (kalo lampunya meletus mati listrik lah!!) dan aku berpikiran bahwa kondisi rumah akan baik2 saja sehingga aku memutuskan akan belajar untuk her pak harjo esok harinya pada saat sesudah sahur..

Ternyata…

Setelah beberapa saat menikmati kondisi terang benderang,, kali ini giliran meteran listriknya yang meletus tman,, ketoke ibuku mencoba menyalakan kembali tapi meteran itu mengeluarkan percikan api di depannya,, yasuwd,, takada yang berani menyalakan kembali, dan saya BINGUNG karena itu sudah malam dan tukang listrik baru bisa dipanggil BESOK PAGINYA!! Nasib her p harjo-q gmanaa?? Yasuwd, rosa tidur dengan nyenyaknya dan dengan pedenya bangun sahur kemudian hanya membaca rumus2 dengan ditemani senter dari hape! (emergency lampnya blom dcharge,, lilin mah malah bikin sakit mata klo dpake blajar) T.T

Hasilnya…

ROSA GA BISA NGERJAIN SOAL2 HER BAPAKNYA.. Walopun soal itu sama persis sama soal ulangannya,, mana buku catetan kimia-matematika-bahasa rosa yang beruang ijo itu ketinggalan di rumah rosa yang di jakal.. ya selasa siang kuambil c, tapi kan ttwp ajah ga bsa dpake blajar… Gara2 ketiadaan buku itu pula rosa jadi mutung liat tulisannya bu nur di modulnya (guess what? modul kimia bu nur dibuat dengan TULISAN TANGAN bu nur dan itu sulit sekali dibaca) – sebenernya rosa udah nyalin bbrapa di buku beruang itu,, terpaksa nyalin lagi dan blajar dai modul itu tanpa adanya catatan!!

Kesimpulan,, I SUCCESSFULLY FAIL TMAN…

Waktu adalah Mesin Hitung

Waktu adalah mesin hitung, cintaku.
Jam berkeloneng dingin (seperti gaung)
di kota itu. Angka-angka telah lama tahu:
bayangku akan hilang sebelum salju.

Sementara kau akan tetap jalan
(seperti kenyataan). Sampai pada giliran.
Mengaku, tiap kali daun jatuh di rambutmu:
“Ternyata kenangan hanya perkara yang lucu.”

Tentu. Tidak apa. Kita tak memilih acara.
Pada angin runcing dan warna musim kau juga
akan terbiasa. Nasib telah begitu tertib.
Pada Lupa kita juga akan jadi karib.

Goenawan Mohamad, 1973

Time is Our Abacus

Time is our abacus, my love.
The clock chimes coldly (like echoes)
in that town. The numerals have long known:
my shadow would disappear before snowfall.

While you (like reality) will continue
on your way. Until your time comes.
Confessing, each time a leaf falls on your crown:
“Memory is but a funny thing.”

Of course. Never mind. We do not set the agenda.
You too will be at ease with sharp winds and the
colors of season. Even fate has become so tidy.
And Forgetting intimate.

(translation by Laksmi Pamuntjak)

that is one of my fav poems,, do you remember Yang Fana adalah Waktu in Pear’s out of my life? the author is Sapardi Djoko Damono. My fav poem, too..


ini adalah lambang sekolahku, teratai yang hidup di tengah kolam njijiki penuh sampah daun walopun ada ikannya..
btw perspektifnya aneh , mbingungi, mbuh kok motretnya kayakgitu
(padahal yo aq sing moto)

mbuhlah

Yah, ini tugas bikin puisi lama yang disuruh oleh bu suji setelah sekian lama tidak diajar oleh beliau (salahnya siapa hari sabtu libur trus? Haghag)

Talibun Nasehat

Jaket coklat, pagi ini

siang hari berganti rupa,

dengan kardigan oranye ceria.

Bila anak ingin pergi

pamitlah dulu pada orangtua

supaya tidak khawatir mereka.

 

Bila ingin bicara rahasia

supaya orang tidaklah dengar

ayo, di balik pintu kamar saya.

Anak jangan bermain saja

belajarlah sana biar pintar

nanti jadi orang berguna.

 

Pergilah paman ke Danau Toba

ada ikan berenang cepat

di jantungnya ditombak tepat.

Ayo berlari berolahraga

karna di dalam tubuh sehat

terdapat pula jiwa yang sehat.

 

Sari jeruk asam ditambah es

segar diminum pagi hari

asalkan tidak sakit gigimu.

Bila jadi orang yang sukses

jangan lupakan kami di sini

pulanglah kembali bangun desamu.

 

Aku kerasukan apa sih, bikin talibun ga mutu gini? Tadinya aku mau bikin pantun. Tapi, dgn pertimbangan udah banyak orang yang bikin pantun (dan syair), aku milih talibun. Believe it or not, ini talibun pertama yang kubuat!!

Senin ngapain c? oiya,, ada pemilihan KETUA OSIS alias orasi+pemilu.. gara2 itu saya yan goblok kimia ini ga jadi HER KIMIA BU NUR.. saya benci redoks2 an baik itu biloks maupun setengah reaksi.. saya teteup bingung walopun suda diprivat agung.. huwaaaa

ya,, ini adalah pertama kalinya saya mengikuti prosesi orasi dengan khidmat dan lumayan memperhatikan walaupun sambil mengerjakan tugas matematika*rosa g nyontek lo!tumben*,, secara, ya, dua tahun saya jadi tim sukses Calon Ketua Osis (CKO) dan saya selalu memilih mereka..

Tanya(T) : Siapakah CKO tahun ini??
Jawab(J) : Fajar, Rio, Dias, Juno, Uma.

T : Bagaimana suasana kampanye?
J : Bosok banget, dibandingin taun2 sebelumnya. Soalnya waktu efektif kampanye cuma satu hari.

T : Siapakah yang difavoritkan oleh teman2 rosa?
J : Dias Murtadho

T : Siapakah yang orasinya menurut rosa paling bagus?
J : ga ada.. biasa wae. Tapi rosa lumayan suka Fajar dan Juno.

T : Siapakah calon dari kelas satu?
J : Rio

T : Siapa yang unjuk bakatnya paling bagus?
J : Fajar, dia nyanyi n nggitarnya keren

T : Siapa yang yel2nya paling bagus?
J : Uma, dia mengerahkan pendukung2nya yang keren2 untuk ngedance dan beryel2 ria, malah jadi semacam cheerleaders

T : Siapakah yang menjadi pembawa acara orasi ini?
J : Asad 63

T : Bagaimana dg persevere?
J : yaa, walaupun saya meniatkan untuk mengikuti prosesi dg khidmat, teteup aja ada waktu untuk mencuri pandang ke arah persevere. makanya saya duduk di bawah pohon, hehe. kan ada bag tingginya

T : Bgmn sistematika pemilunya?
J : Kemajuan! Kalau taun lalu anak2 disuruh ke kelas n mencoblos di kelas dg peralatan seadanya, sekarang sudah ada 9 bilik dg 3 botol tinta yang disediakan untuk 3 angkatan,, hasilnya? merah2 itu ga mau ilang sampe sore.. sialan..

T : Siapakah yang rosa pilih?
J : Rahasia!!! Tapi yang jelas rosa tidak golput.. Kan rosa adalah WARGA NEGARA PADMANABA YANG BAIK..

Sekian tanya jawab..

Rosa g ngeliat penghitungan suara,, diriq ngabur ke mall malioboro trus k amplas untuk beli kadonya AUDRI RAHMADIASTA yang dari kelas.. wah ruwet, sistematikanya mbingungi sekarang kado kelasnya.. ya udah deh..

Eh kelupaan,,

Yang menjadi the next leader of OSIS PADMANABA adalahh…

DIAS MURTADHO!! sebagai ketua umum osis 07-08.. Selamat ya Dias.. Fyi, ketua satunya Fajar dan ketua duanya Uma.. Edan, Dias menang mutlak le.. 300an suara..

(Post ini diilhami dari kejadian tadi pas PadLitStar)

Aku juga bisa memetik bintang itu!!

Bukan cuma kamu!


 

Alah! Hanya melompat memegang gunting.

Harusnya kupetik saja tadi bintang yang berwarna kuning.


 

Biar dia simpan bintang yang kuberi.

Di kamarnya. Tergantung di langit-langit yang tinggi.


 

Anak hanya meminta, “Ibu, ambilkan bulan!”

Memangnya bintang tak bisa berikan penerangan?


 

Apa kamu tak cemburu? Kuberikan bintang yang kupetik ke dia?

Harusnya tak kaukorbankan dirimu untuknya!!


 

Hei, dengar! Sekali lagi sudah kubilang! Itu BINTANG!

Kau bisa mati gara-gara memetik bintang! Jangan berikannya pada orang sembarang!


 

Tapi satu kuberitahu.


 

Aku juga bisa memetik bintang itu!!

Bukan cuma kamu!


 

(kejadiannya apa emangnya pas padlitstar? Udah deh, ga usah bertanya-tanya. Gak bakal kukasihtau di sini. Yang jelas, gara2 itu, aku terinspirasi.. tapi di sini bintangnya bukan BINTANG DEKOR PADLITSTAR!!)