Permisi Pak..

kata-kata apa yang sering kita ucapkan pada orang, yang kita kenal maupun yg tidak kita kenal?

salam? ah yakin? masa sih kita sedang berjalan -jalan dan tiba-tiba mengucapkan salam? Freak abis ah.
terima kasih? hmm.. bisa.. tapi kan kayanya kita ga sesering itu mengucapkan terima kasih… Ato sayanya aja yg parah ya, hahaha..
kalo maaf dan permisi? hmm.. bisa dipertimbangkan…
*hha apaan sih
dahulu, saat di makassar, saya menggunakan kata tabe’ untuk mohon permisi.
bukan mau pulang sih maksudnya, yaa kayak salam ato mo permisi aja.
kayak mo ngembat sesuatu, tabe’ dulu
*aduh SWT nian dikau rosa
asal kata tabe’ itu setau saya dari kata tabik, kayaknya sih bahasa indonesia yang jarang digunakan, karena sewaktu alm Harry Roesli masih mengisi kolom asal usul (ato apa? lupa’) di kompas minggu, beliau sering menggunakan kata tabik sebagai salam penutup.
tabe’ ini juga sering diplesetkan sebagai tanja’ bembe. artinyaaa… *bentar rosa nanya setia dulu yaaa, akan kuedit soon*
waktu makan malem bareng temen2 termasuk kak mimi dari bali, saya mau ngambil makanan di deket kak mimi. terus, saya ngomong ‘tabik’, dan kak mimi agak kaget.
mimi  “loh, kok kamu bisa tahu tabik?”
rosa  “hoo,, kan di makassar pake kata tabik..”
mimi  “itu bahasa bali soalnya..”
hoo.. ternyata di bali dipake juga too…
kemarin, saya search kata tabik di internet. ketemu di wikipedia:
Kata tabik artinya “salam” atau “selamat tinggal”. Kata ini berasal dari bahasa Sansekertakşantavya atau ksantawya. Dalam bahasa Sansekerta artinya ialah “maaf”. Berhubung orang Melayu tidak bisa melafazkan bunyi /v/, maka bunyi ini menjadi /b/. Sehingga kata ini berubah menjadi ksantabya dan akhirnya menjadi santabe dan bahkan tabe atau tabik.

haha.. rosa malah menggunakan kata itu sebagai permisi…
kata2 tabik itu bertahan di lidah rosa selama SMA, saat rosa berada di yogyakarta.
tapi, sekarang saya di BANDUNG!!

haha.. dan kata tabe pun perlahan-lahan hilang dari kosakata rosa…
digantikan oleh kata punten, yang merupakan bahasa Sunda.
seringnya saya menggunakan kata punten dimulai dari  KM ITB, salah satunya saat di Cililin, Desa Mitra KM. sewaktu saya di sana untuk membantu pelaksanaan pengobatan gratis, mau tak mau saya harus berbicara pada masyarakat sana, yang kali aja ga tau arti kata tabik, XD.
selain itu apa ya? 
kayaknya gara2 kak Oka, mentri saya, hobi pake kata punten.
ketularan deh saya.
kalo menurut kamus Sunda online, punten artinya maaf ato permisi. oiya, e di punten dibaca pepet, seperti pada kata lemas.
hmm.. ayo liat seberapa lama rosa menggunakan kata punten!!
omong omong, anda menggunakan kata apa untuk bilang permisi?
X)
luv, rosa

5 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *