senin tanggal lima

sepenggal kisah masa lalu 🙂

Senin Tanggal Lima

Aku tak mengerti ini. Aku tahu

hanya kipas angin tak berputar lagi. Dingin.

Coklat hangat ucap terimakasih pada hujan rintik,

dan aku bisa bayangkan kau duduk di sana, tertawa,

rayakan pandirku. Karena aku yang peduli atasmu.

(Lalu kau bilang kau juga peduli aku. Tapi Bercanda.)

November 2007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *